Postingan

Menampilkan postingan dengan label bahasa indonesia

pemakaian tanda titik koma (;)

Di antara tanda baca yang dijelaskan dalam ejaan kita mungkin hanya titik koma (;) yang tidak memiliki banyak aturan dan mudah untuk diingat. Untuk mudahnya memahami aturan pada ejaan kita, saya menyederhanakan bahwa titik koma sama dengan konjungsi (dengan rumus (;)=koordinator).Biasanya,titik koma dipakai pada kalimat yang memiliki dua atau lebih klausa yang setara. Artinya, kalimat yang di dalamnya terdapat tanda titik koma berarti kalimat itu adalah kalimat majemuk setara.

Sekali lagi soal singkatan dan akronim

Singkatan dan akronim itu berbeda meskipun keduanya bisa dianggap sebagai salah satu proses pembentukan kata. Penulisan singkatan dan akronim diatur di dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan atau yang lebih dikenal dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Apa beda antara singkatan dan akronim?

Mudah kok Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar

Jargon "berbahasa Indonesia-lah dengan baik dan benar", pernahkah Anda dengar? Syukurlah, jika pernah. Kalau belum, bersyukurlah sebab saya baru saja memberitahu Anda tentang jargon tersebut. Apa makna jargon tersebut? Saya pernah mendengar penjelasan dari pakar bahasa Indonesia sekaligus guru besar bahasa Indonesia di Universitas Indonesia, Anton M. Moeliono. Beliau mengatakan bahwa bahasa yang baik adalah bahasa yang kita pakai sesuai dengan konteks pembicaraan, sebaliknya bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah atau aturan yang berlaku pada bahasa tersebut.

Penulisan Akronim

Akronim dan singkatan memiliki kesamaan sekaligus perbedaan. Kesamaan akronim dan singkatan adalah bahwa keduanya merupakan pemendekan dari bentukan kata yang panjang.Adapun perbedaannya adalah bahwa singkatan secara umum diucapkan per huruf, seperti dieja, sebaliknya akronim dibaca sebagai sebuah kata. Pada kesempatan ini, akan kita bahas bagaimana menuliskan akronim.