Postingan

Menampilkan postingan dengan label insan purnama

pemakaian tanda titik koma (;)

Di antara tanda baca yang dijelaskan dalam ejaan kita mungkin hanya titik koma (;) yang tidak memiliki banyak aturan dan mudah untuk diingat. Untuk mudahnya memahami aturan pada ejaan kita, saya menyederhanakan bahwa titik koma sama dengan konjungsi (dengan rumus (;)=koordinator).Biasanya,titik koma dipakai pada kalimat yang memiliki dua atau lebih klausa yang setara. Artinya, kalimat yang di dalamnya terdapat tanda titik koma berarti kalimat itu adalah kalimat majemuk setara.

Pernak-Pernik tentang Koma

Soal tanda baca koma (,) ini--saya pikir--masih ditemukan kesalahan mendasar, yaitu menganggap ada kaitannya antara tanda koma dengan intonasi baca kita. Maksudnya? Ada orang yang berpikir bahwa dalam meletakkan tanda koma dituntun dari intonasi baca kita pada kalimat. Saya pikir asumsi atau anggapan ini keliru sebab di dalam ejaan sama sekali tidak menyinggung-nyinggung peletakan koma itu dengan intonasi. Saya tidak akan membahas keseluruhan aturan koma di sini.Yang akan saya bahas hanya beberapa aturan saja.

Ciri-Ciri Kalimat Tidak Efektif atau Tidak Baku

Sekurang-kurangnya ada dua pendapat kaitan antara kalimat efektif dan kalimat baku. Pertama, kalimat efektif disamakan dengan kalimat baku. Kedua, kalimat efektif adalah kalimat baku, tetapi tanpa melibatkan ejaan. Kalimat efektif secara umum berkaitan dengan struktur kalimat yang harus benar atau sesuai kaidah yang berlaku pada bahasa tersebut. Umumnya pendekatan yang dipakai untuk melihat kalimat efektif adalah pendekatan yang bersifat struktural dengan menekankan kelengkapan unsur-unsur inti kalimat.

Anarki, Anarkis, dan Anarkisme

Saya membaca sebuah spanduk di jalan masuk ke sebuah komplek perumahan yang berbunyi, "Warga Di Sini Menolak Demo Anarkis!". Pembuat spanduk, siapa pun itu, mungkin memaksudkan isi spanduk tersebut "menolak demonstrasi yang bersifat anarki".

Penulisan Akronim

Akronim dan singkatan memiliki kesamaan sekaligus perbedaan. Kesamaan akronim dan singkatan adalah bahwa keduanya merupakan pemendekan dari bentukan kata yang panjang.Adapun perbedaannya adalah bahwa singkatan secara umum diucapkan per huruf, seperti dieja, sebaliknya akronim dibaca sebagai sebuah kata. Pada kesempatan ini, akan kita bahas bagaimana menuliskan akronim.

Teknik Penulisan Referensi

Beberapa tahun terakhir pada ujian tulis SNMPTN sering dimunculkan soal tentang penulisan buku sumber pada sebuah pengutipan. Ada tiga cara penulisan buku sumber, yaitu