Postingan

Menampilkan postingan dengan label parera

Catatan Ringan tentang J.D. Parera

J.D. Parera kependekan dari Jose Daniel Parera, punya nama alias Kelana Bahasa, salah satu dari sedikit dosen UNJ--dulu IKIP Jakarta--yang produktif menulis buku. Zaman saya kuliah dulu--seingat saya--dosen Bahasa dan Sastra Indonesia yang pernah menerbitkan buku adalah J.D. Parera dan Abdul Chaer (linguistik), Brahim (drama), Mbiyo Saleh (fiksi), Sabarti Akhadiah, Sakura Ridwan, Maedar Arsyad (bertiga menyusun buku kemahiran menulis). Tapi, ada nama lain yang juga menulis modul belajar yang dipakai untuk mahasiswa UT. J.D. Parera mungkin dosen yang paling "aneh" atau "nyentrik". Mungkin, beliau yang paling banyak dikenang oleh mahasiswanya dengan keanehan sikap maupun pemikirannya. Dengan merujuk pada konsep paradigmatik dan sintagmatik, Parera mengkritik bentukan polisi wanita (polisi wanita), sebab mengacu pada bentuk yang ada seperti wanita angkatan darat (kowad0, wanita angkatan laut (kowal), dan wanita angkatan udara (kowau), maka seharusnya wanita polisi (wan...

Ahli-ahli Tata Bahasa

Ilmu yang mengkaji tentang kalimat kita kenal sebagai sintaksis. Sudah banyak ahli bahasa yang mengkaji bahasa Indonesia dari sisi sintaksisnya, sehingga muncul berbagai buku tata bahasa baik yang lengkap maupun yang sekadar mengkaji dari sisi sintaksis saja. Mereka yang membuat kajian tentang tata bahasa Indonesia, misalnya, Abdullah Ambari, Verhaar, Sutan Takdir Alisyahbana, J.S. Badudu, Gorys Keraf, Abdul Chaer, dan tim pusat bahasa yang menyusun buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Adapun yang menulis dari sisi sintaksisnya, seperti Ramlan, J.D. Parera, dan Henry Guntur Tarigan.Itu sekadar menyebut beberapa nama.Di luar nama-nama tersebut msih banyak. Abdullah Ambary dulu buku-bukunya sangat berpengaruh dan dibaca luas guru-guru yang mengajar di SMP, sedangkan Gorys Keraf bukunya berpengaruh pada guru-guru yang mengajar di SMA. Pengaruh Henry Guntur Tarigan, yang menjadi guru besar di IKIP Bandung, terasa di guru-guru bahasa Indonesia yang lulusan IKIP Bandung, sedangkan pengaru...